TEKAN PEREDARAN ROKOK ILEGAL, BEA CUKAI KIAN GENCAR LAKUKAN PENINDAKAN DAN PEMUSNAHAN

Balikpapan 26/04 (PLIBCBPN) – Kanwil DJBC Kalbagtim dan KPPBC TMP B Balikpapan telah memusnahkan sebanyak 5.295.380 batang rokok illegal dan 6.116 botol miras illegal, Rabu 24 April 2019. Barang-barang kena cukai ilegal (Barang Milik Negara) tersebut memiliki perkiraan nilai barang sebesar Rp 5.153.897.967,00 dengan perikiraan kerugian negara sebesar Rp 2.961.128.963,00. Pemusnahan barang ilegal tersbut dilakukan secara simbolik di Pelabuhan Semayang Balikpapan dengan puluhan kontainer yang disusun rapi membentuk huruf U. Di depan susunan kontainer tersebut terdapat tenda instansi dan tamu yang diundang. Di antara susunan kontainer dan tenda tersebut terdapat hamparan jutaan batang rokok ilegal serta ribuan botol miras ilegal yang siap untuk digilas dengan alat berat sejenis Double Drum Roller. Tampak di dalamnya Walikota Balikpapan Rizal Effendi turut serta melempar botol miras ilegal ke arah hamparan tersebut sebelum digilas. Selain itu barang ilegal juga dimusnahkan dengan cara dibakar oleh perwakilan dari masing-masing instansi yang hadir.

Dalam Konferensi Pers Pemusnahan, Kakanwil DJBC Kalbagtim, Rusman Hadi yang didampingi oleh Kepala KPPBC TMP B Balikpapan, Fitra Krisdianto mengatakan, pemusnahan secara keseluruhan akan dilakukan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manggar Balikpapan dengan cara dibakar sampai tidak memiliki nilai ekonomis. Mantan Kakanwil DJBC Kepulauan Riau juga mengatakan bahwa barang kena cukai tersebut tidak dilekati pita cukai atau dilekati pita cukai tidak sesuai peruntukan yang melanggar ketentuan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Kementerian Keuangan melalui DJBC akan terus melakukan pemberantasan agar seluruh industri barang kena cukai mematuhi segala ketentuan yang berlaku dan membayar cukai sesuai kewajiban. “Diharapkan dengan adanya penindakan ini tidak ada lagi barang kena cukai ilegal, yang kemudian diharapkan pasar akan diisi produk yang legal sehingga pada gilirannya akan menambah penerimaan negara di bidang cukai,” Ujar Rusman. Acara Pemusnahan tersebut juga dihadiri oleh Kepala KPKNL Balikpapan, Komandan  Kodim 0905, Komandan Lanal Balikpapan, Kasubdit 1 Indak Krimisus Polda Kaltim, Perwakilan Kejari Balikpapan, Asisten Intelijen Pandam VI, dan Perwakilan Balai Karantina Pertanian Kelas I Balikpapan.